Robot, (Rasa Part II)
Jika aku tida punya rasa
Sepertinya semua hal akan berjalan dengan baik
Aku tinggal mengikuti perintah, aku hanya harus taat, tanpa banyak pikir
Jika orang lain butuh bantuan aku bantu, jika tida ya tida udah
Semua tuntutan orang tua dan saudara aku tinggal mengikuti
Semua aturan yg dibuat aku tinggal taat
Tida perlu memikirkan rasa
Bukankah memang itu tujuannya ya
Dimana peran rasa? Terlihat tida terlalu berperan mengingat hal-hal itulah yg memang harus dilakukan
Sepertinya jadi robot mungkin jadi solusi
Sisanya aku hanya perlu bersandiwara seolah memiliki rasa
Karna semuanya seperti terpola
Aku hanya perlu menjadi robot berkemampuan AI dalam berpura-pura memiliki rasa. Tapi sepertinya aku tida bisa jadi robot yang sempurna
Bahkan jadi robot pun, aku robot yang gagal😊
Sudahlah gi, tida perlu terlalu serius mencari bahagia itu seperti apa. Jika memang setiap kali kamu merasa bahagia, kebanyakan ketika kamu melakukan hal yg salah bukan? Berteman dengan orang banyak, banyak memberi pada orang, iya gtu, itu salah katanya.
Baiklah, tida usah mencari banyak kebahagiaan karna intinya adalah kamu harus taat semenyakitkan apapun.
Ada yg bilang "Semua orang berhak bahagia"
Tp ketika aku merasa bahagia oleh suatu hal tapi ternyata hal itu 'katanya' salah, maka aku dapat kesimpulan, lebih baik tida bahagia daripada tidak menurut hehe
Lakukan apa yg harusnya dilakukan
Jangan lakukan apa yg dilarang
Dan
Yep.
Solusi dari semuanya adalah
Hilangkan apa itu rasa dan berpura-puralah.
Semangat menjadi aktris, Regi:)
Komentar
Posting Komentar