Rasa Part I

Akhir2 ini kenapa aku agak kesal dengan menjadi manusia._.
Kenapa aku kesal dengan bisa merasakan rasa2 di hati
Rasarasanya semua akan baik2 saja jika aku tida mempunyai rasa, semua akan baik2 saja jika aku terbiasa dengan segala tuntutan, dan semua akan baik2 saja jika aku menjadi org yg selalu taat tanpa memikirkan rasa2.
Kenapa ada rasa2 ya
Aku hanya penasaran, jika Tuhan ingin makhluknya taat, kenapa diciptakan yang namanya rasa. Padahal dari rasa2 org2 bisa melakukan hal yg tida baik. Bukankah daripada berpotensi melakukan hal yg tida baik alangkah baiknya dihilangkan saja meski memang ada sisi positif.
Ini semua demi tida ada sisi negatif.
Rasarasanya aku ingin menghilangkan apa itu rasa, pengalaman2 yg aku punya memang ada yg membahagiakan tp diantara pengalaman membahagiakan itu selalu berada diantara sisi yg salah, dan ketika aku sedih, rasarasanya aku berpikir aku memang harusnya selalu sedih
Rasarasanya, rasa itu tida perlu jika masih harus ada sedih.
Rasarasanya aku cukup jadi penurut saja.
Rasarasanya aku benar2 tida ingin berperasaan😊
Bisa ga ya?
Aku cuma menumpahkan kata2 yg muncul di kepala, kalau saja aku bisa menemukan jawaban dari beberapa pertanyaan di atas, sepertinya aku senang, sepertinya hehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ga suudzon

Sandiwara